POLA JABAR – Setelah mengonsumsi santan, daging merah, dan kue kering selama berhari-hari, muncul keinginan untuk segera "membersihkan" tubuh. Salah satu metode yang paling populer di kalangan masyarakat Bandung saat ini adalah diet jus sayur atau juice cleansing.

Namun, apakah secara medis kita benar-benar perlu minum jus sayur setiap hari untuk membuang racun sisa makanan Lebaran? Berikut adalah penjelasan medis—secara fisiologis—yang perlu Anda ketahui:

1. Tubuh Memiliki Sistem Detoks Alami

Fakta medis yang sering terlupakan adalah tubuh manusia sudah dilengkapi dengan sistem detoksifikasi yang sangat canggih dan bekerja 24 jam sehari. Organ hati (hepar), ginjal (ren), paru-paru, hingga kulit adalah agen pembuang racun alami. Selama organ-organ ini sehat, tubuh akan secara otomatis menyaring zat berbahaya dari darah dan membuangnya melalui urine atau feses tanpa bantuan jus khusus.

2. Manfaat Jus Sayur sebagai Pelengkap

Minum jus sayur setiap hari sebenarnya sangat baik, namun bukan sebagai pengganti makanan utama. Jus sayur kaya akan fitonutrien, vitamin, dan mineral yang membantu kinerja hati dan ginjal.