POLA JABAR – Tren minuman kekinian seperti bubble tea, kopi susu gula aren, hingga minuman kaleng bersoda telah menjadi bagian dari gaya hidup urban. Namun, di balik rasanya yang segar dan manis, terdapat risiko kesehatan yang mengintai organ ginjal.

Konsumsi gula dan pemanis buatan yang berlebihan secara terus-menerus dapat menjadi pemicu utama kerusakan fungsi ginjal.

Berikut adalah bahaya minuman manis terhadap kesehatan ginjal:

1. Memicu Penyakit Batu Ginjal

Kandungan gula tinggi, terutama fruktosa, dapat meningkatkan kadar kalsium dan asam urat dalam urin. Jika dibiarkan, zat-zat ini akan mengkristal dan membentuk batu ginjal atau nephrolithiasis yang menyakitkan.

2. Beban Kerja Ginjal Meningkat

Saat kadar gula darah melonjak drastis setelah mengonsumsi minuman manis, ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring kelebihan glukosa tersebut. Tekanan yang terus-menerus ini dapat merusak pembuluh darah kecil di dalam ginjal.

3. Risiko Obesitas dan Hipertensi

Minuman kekinian kaya akan kalori kosong yang memicu kegemukan. Obesitas adalah faktor risiko utama hipertensi, dan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol adalah penyebab nomor satu gagal ginjal kronis.