POLA JABAR – Game online kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak anak dan remaja.
Namun, di balik sisi hiburannya, para ahli psikologi mengingatkan adanya pengaruh signifikan terhadap perkembangan mental dan perilaku anak, terutama jika dimainkan tanpa pengawasan orang tua.
Dampak Positif: Melatih Konsentrasi dan Kerja Sama Tim
Tidak semua pengaruh game online bersifat negatif.
Menurut sejumlah penelitian, game yang mengandung unsur strategi dan kerja sama dapat membantu anak mengembangkan keterampilan berpikir kritis, reaksi cepat, serta kemampuan berkolaborasi dengan orang lain secara virtual.
Beberapa game edukatif bahkan mampu meningkatkan daya fokus dan kemampuan problem solving anak jika digunakan dengan durasi dan bimbingan yang tepat.
Dampak Negatif: Risiko Kecanduan dan Empati Menurun
Meski begitu, game dengan konten kekerasan atau durasi bermain berlebihan dapat memberi dampak buruk bagi psikologis anak.
Psikolog anak menjelaskan bahwa paparan kekerasan berulang dalam game bisa membuat anak lebih agresif, mudah marah, atau menurunkan empati terhadap orang lain.