POLA JABAR – Jika hasil cek gula darah Anda menunjukkan angka di atas normal tetapi belum mencapai kategori diabetes, itu artinya Anda berada dalam fase pre-diabetes. Kondisi ini adalah alarm atau "lampu kuning" dari tubuh.

Kabar baiknya, fase ini adalah kesempatan emas untuk mencegah diabetes tipe 2 secara permanen melalui perubahan gaya hidup.

Berikut cara memanfaatkan "kesempatan kedua" ini:

1. Pahami Angkanya

Seseorang dikatakan pre-diabetes jika kadar gula darah puasa berada di rentang 100-125 mg/dL. Jika sudah menyentuh 126 mg/dL atau lebih, barulah dikategorikan sebagai diabetes. Mengetahui angka ini sejak dini sangat penting agar Anda bisa mengambil tindakan segera.

2. Turunkan Berat Badan Secara Perlahan

Kehilangan hanya 5-7% dari berat badan saat ini terbukti secara signifikan menurunkan risiko diabetes. Fokuslah pada pengurangan lingkar perut, karena lemak perut sangat berpengaruh pada resistensi insulin.

3. Pilih Karbohidrat Kompleks

Mulailah mengganti nasi putih atau roti putih dengan sumber karbohidrat yang lebih lambat diserap tubuh, seperti nasi merah, gandum, atau ubi. Ini mencegah lonjakan gula darah yang drastis setelah makan (blood sugar spikes).