POLA JABAR – Dalam sebuah hubungan, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar.

Namun, bagaimana jika pasanganmu terus-menerus membuatmu merasa bahwa ingatanmu salah, atau bahkan membuatmu mempertanyakan kewarasanmu sendiri? Jika iya, kamu mungkin sedang mengalami gaslighting.

Ini adalah bentuk manipulasi emosional yang sangat halus namun mematikan bagi kepercayaan diri seseorang. Mari kita bedah lebih dalam:

1. Apa Itu Gaslighting?

Istilah gaslighting berasal dari sebuah sandiwara dan film berjudul Gaslight pada tahun 1944. Ini adalah bentuk pelecehan emosional di mana pelaku membuat korban mempertanyakan realitas, ingatan, atau persepsi mereka sendiri.

Tujuannya adalah untuk membuat korban merasa bingung, kehilangan kepercayaan diri, dan akhirnya menjadi sangat bergantung pada pelaku.

2. Kalimat Khas Pelaku Gaslighting

Pelaku biasanya menggunakan kalimat-kalimat yang memutarbalikkan fakta, seperti:

  • "Kamu terlalu sensitif, ah!"
  • "Aku nggak pernah bilang begitu, kamu salah dengar kali."
  • "Semua itu cuma ada di kepala kamu saja."
  • "Jangan lebay, itu kan cuma masalah sepele."