POLA JABAR – Gema takbir biasanya diiringi dengan aroma sedap masakan khas Lebaran yang mulai matang di dapur. Godaan untuk mencicipi rendang, opor, hingga ketupat lebih awal sering kali sulit dibendung. Namun, perlu diingat bahwa perut kita baru saja melewati masa transisi berpuasa selama sebulan penuh. "Kalap" makan di malam takbiran justru berisiko membuat badan terasa lemas, perut begah, atau bahkan memicu gangguan pencernaan saat hari raya tiba.

Agar Anda tetap tampil bugar dan nyaman saat melaksanakan Shalat Id besok, simak tips menjaga kesehatan berikut ini:

1. Hindari Porsi "Balas Dendam"

Malam takbiran bukanlah waktu untuk membalas dendam atas rasa lapar selama siang hari di bulan Ramadan. Makanlah dalam porsi kecil dan kunyah secara perlahan. Makan secara berlebihan dalam waktu singkat dapat meningkatkan tekanan pada lambung dan menyebabkan rasa tidak nyaman (bloating).

2. Batasi Makanan Bersantan dan Berlemak

Meskipun opor dan rendang sudah menggoda, usahakan tidak mengonsumsinya secara berlebihan di malam hari. Makanan tinggi lemak dan santan memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna. Jika dikonsumsi terlalu banyak sebelum tidur, risiko asam lambung naik (reflux) akan meningkat, yang bisa mengganggu kualitas tidur Anda.

3. Perbanyak Konsumsi Air Putih

Di tengah gempuran minuman manis dan sirop khas Lebaran, jangan lupakan air putih. Hidrasi yang cukup sangat penting untuk membantu proses metabolisme tubuh dan melancarkan pencernaan. Hindari terlalu banyak kafein (kopi atau teh pekat) di malam hari agar Anda bisa tidur lebih awal dan bangun dengan segar untuk Shalat Id.

4. Beri Jeda Antara Makan dan Tidur