POLA JABAR - Konsumsi alkohol, terutama dalam jumlah berlebihan, bukan hanya sekadar kebiasaan buruk.
Ia adalah ancaman serius bagi kesehatan kardiovaskular.
Risiko stroke meningkat tajam akibat tekanan darah tinggi dan gangguan irama jantung yang dipicu oleh alkohol.
Bayangkan, pembuluh darah yang seharusnya mengalirkan kehidupan, justru tersumbat dan merenggut fungsi vital tubuh.
Otak, pusat kendali seluruh aktivitas tubuh, juga tak luput dari serangan alkohol.
Penyusutan otak adalah salah satu konsekuensi mengerikan yang mengintai para peminum berat.
Sirkulasi darah dan oksigen ke otak terganggu, memicu kerusakan sel-sel saraf yang tak dapat diperbaiki.
Demensia, penyakit yang merenggut ingatan dan kemampuan berpikir, menjadi momok yang menghantui.
Alkohol dapat menyebabkan jenis demensia terkait alkohol yang disebut sindrom Korsakoff.