POLA JABAR - Memiliki taman mawar yang rimbun dengan kelopak bunga yang sehat bukan sekadar keberuntungan. Menurut para ahli dari Better Homes & Gardens, mawar adalah tanaman "pemakan berat" (heavy feeders). Artinya, mereka membutuhkan pasokan nutrisi yang konsisten untuk menghasilkan pertumbuhan daun yang hijau pekat dan kuncup bunga yang besar.
Namun, memberikan sembarang pupuk justru bisa membakar akar atau membuat tanaman hanya fokus menumbuhkan daun tanpa bunga. Berikut adalah panduan detail mengenai jenis pupuk dan strategi pemupukan mawar yang paling efektif.
Memahami Angka NPK pada Pupuk Mawar
Setiap kemasan pupuk komersial mencantumkan tiga angka misterius yang dikenal sebagai rasio NPK (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium). Untuk mawar, pemahaman terhadap tiga unsur ini sangat krusial:
Nitrogen (N): Mendorong pertumbuhan daun yang hijau dan batang yang kuat.
Fosfor (P): Kunci utama untuk merangsang pertumbuhan akar dan pembentukan kuncup bunga yang besar.
Kalium (K): Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit dan stres lingkungan.
Para ahli menyarankan rasio yang seimbang seperti 10-10-10, atau pupuk dengan kadar fosfor yang sedikit lebih tinggi (seperti 5-10-5) untuk memicu ledakan bunga.
Pilihan Pupuk Organik vs Anorganik