POLA JABAR - Banyak dari kita yang pergi ke supermarket dan mengambil sikat gigi hanya berdasarkan warna favorit atau harga yang paling murah. Padahal, sikat gigi adalah senjata utama dalam menjaga kesehatan mulut. Salah pilih sikat gigi bukan hanya membuat pembersihan tidak maksimal, tetapi juga berisiko melukai gusi dan mengikis lapisan email gigi.

American Dental Association (ADA) telah memberikan panduan ketat mengenai apa yang harus dicari saat Anda berdiri di rak sikat gigi. Berikut adalah poin-poin krusial yang perlu Anda perhatikan agar ritual sikat gigi Anda memberikan hasil yang optimal.

1. Tingkat Kekerasan Bulu Sikat (Bristles)

Ini adalah poin paling penting. Dokter gigi di seluruh dunia, termasuk yang tergabung dalam ADA, sangat menyarankan penggunaan sikat gigi dengan bulu sikat lembut (soft bristles). Mengapa bukan yang keras (hard)?

Bulu sikat yang keras memang memberikan sensasi "lebih bersih", namun sebenarnya bersifat abrasif. Jika digunakan dengan tekanan yang kuat, bulu sikat keras dapat menyebabkan resesi gusi (gusi turun) dan keausan pada leher gigi. Sikat gigi berbulu lembut sudah cukup untuk mengangkat plak dan sisa makanan tanpa merusak jaringan lunak di mulut Anda.

2. Ukuran Kepala Sikat yang Pas

Kepala sikat gigi yang terlalu besar sering kali menyulitkan Anda untuk menjangkau area-area tersembunyi, seperti bagian belakang gigi geraham bawah atau samping gigi bungsu. Idealnya, pilihlah sikat gigi dengan kepala yang kecil atau sedang (sekitar 1 inci panjangnya dan setengah inci lebarnya).

Ukuran ini memungkinkan kepala sikat bergerak bebas dan fleksibel di dalam rongga mulut yang sempit. Pastikan kepala sikat tersebut bisa menjangkau permukaan gigi paling belakang dengan nyaman tanpa membuat Anda merasa ingin mual.

3. Bentuk Ujung Bulu Sikat