POLA JABAR – Pernahkah Anda bingung saat memilih wewangian di toko? Selain jenis aromanya, botol-botol cantik tersebut seringkali mencantumkan istilah seperti Parfum, Eau de Parfum (EDP), atau Eau de Toilette (EDT). Bukan sekadar nama, label ini ternyata menunjukkan perbedaan mendasar yang sangat penting: konsentrasi minyak wangi yang digunakan di dalamnya.

Memahami perbedaan ini tidak hanya membantu Anda memilih aroma yang sesuai dengan kebutuhan, tetapi juga memastikan Anda mendapatkan ketahanan wangi yang optimal dengan harga yang wajar. 

Dikutip dari sumber terpercaya di dunia wewangian yakni Fragrantica, berikut adalah penjelasan detail mengenai tiga kategori utama konsentrasi wewangian tersebut.

1. Parfum (Juga Dikenal sebagai Extrait de Parfum atau Pure Perfume)

Jika Anda mencari pengalaman aroma yang paling intens dan tahan lama, Parfum adalah jawabannya. Ia memiliki konsentrasi minyak wangi tertinggi di antara semua jenis, menjadikannya pilihan paling mahal, namun paling berharga.