POLA JABAR - Kurma (Phoenix dactylifera L.) merupakan buah alami kaya karbohidrat yang dapat berfungsi sebagai sumber energi cepat dan berkelanjutan bagi atlet. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sports Nutrition dan berbagai studi lainnya menunjukkan bahwa kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah dicerna dan langsung masuk ke dalam sirkulasi darah, sehingga cepat mengganti energi yang terpakai selama aktivitas fisik intensif.
Karbohidrat dalam kurma berperan penting dalam pembentukan glikogen, cadangan energi utama dalam otot dan hati yang dibutuhkan saat berolahraga. Konsumsi kurma sebelum atau sesudah latihan dapat membantu meningkatkan daya tahan otot dan mengurangi kelelahan.
Sebuah studi eksperimen pada atlet sepak bola muda menunjukkan bahwa pemberian jus kurma dapat membantu mempertahankan stamina, meskipun efek terhadap kecepatan dan kelelahan otot masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Selain sumber energi, kurma juga kaya akan mineral penting seperti kalium, magnesium, dan zat besi yang berperan dalam fungsi otot dan keseimbangan elektrolit selama aktivitas olahraga.
Kandungan serat dan antioksidan dalam kurma mendukung pemulihan otot dengan mengurangi stres oksidatif dan inflamasi setelah latihan berat.
Selain dikonsumsi secara langsung, kurma juga banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan energy bar atau gel energi yang praktis dibawa oleh atlet untuk pemulihan dan peningkatan performa selama kompetisi.
Produk berbahan kurma memiliki nilai gizi tinggi dan memberikan suplai energi yang stabil tanpa lonjakan gula darah yang drastis.
Dengan kombinasi gula alami, mineral esensial, dan antioksidan, kurma adalah pilihan makanan fungsional alami yang efektif untuk meningkatkan energi dan stamina atlet.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, atlet dapat mengonsumsi sekitar 70 gram kurma segar atau bentuk olahan sebelum maupun setelah latihan intens.***