POLA JABAR – Berwisata ke luar negeri menawarkan pengalaman kuliner yang beragam.

Namun, bagi wisatawan Muslim, memastikan makanan yang dikonsumsi tetap halal menjadi hal penting, terutama saat berada di negara dengan mayoritas penduduk non-Muslim.

Perbedaan budaya, bahan makanan, hingga cara pengolahan sering membuat status kehalalan makanan tidak mudah dikenali.

Oleh karena itu, memahami ciri-ciri makanan halal di luar negeri dapat membantu wisatawan lebih waspada dan nyaman selama perjalanan.

1. Memiliki Label atau Sertifikasi Halal

Salah satu ciri paling mudah dikenali adalah adanya label halal pada kemasan atau logo sertifikasi dari lembaga halal setempat. Beberapa negara memiliki lembaga resmi yang mengeluarkan sertifikat halal untuk restoran dan produk makanan.

2. Tidak Mengandung Daging Babi dan Turunannya

Makanan halal tidak mengandung daging babi maupun produk turunannya, seperti bacon, ham, lard, atau gelatin berbahan babi. Di luar negeri, babi sering digunakan sebagai bahan utama, sehingga perlu perhatian ekstra saat memilih menu.

3. Daging Disembelih Sesuai Syariat