POLA JABAR – Batu ginjal (nephrolithiasis) sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang tua atau mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis. Namun, kenyataannya banyak orang yang merasa tubuhnya bugar dan sehat tiba-tiba mengalami nyeri pinggang hebat akibat adanya endapan kristal di dalam ginjal.
Kondisi ini sering kali muncul tanpa gejala awal yang jelas, hingga akhirnya batu tersebut berpindah dan menyumbat saluran kemih.
1. Dehidrasi Tersembunyi
Penyebab paling umum adalah kurangnya asupan cairan. Meskipun seseorang merasa sehat, jika aktivitas fisiknya tinggi namun tidak diimbangi dengan minum air putih yang cukup, urine akan menjadi pekat. Kondisi urine yang terlalu terkonsentrasi memudahkan mineral seperti kalsium dan oksalat untuk mengendap dan membentuk kristal (crystallization).
2. Konsumsi Garam dan Protein Berlebih
Gaya hidup "sehat" yang fokus pada asupan protein tinggi (seperti diet ketat gym) tanpa pengawasan bisa memicu batu ginjal. Konsumsi protein hewani yang berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dan menurunkan sitrat dalam urine, yaitu zat yang seharusnya mencegah pembentukan batu. Selain itu, asupan garam (natrium) yang tinggi akan menarik lebih banyak kalsium ke dalam urine.
3. Faktor Genetik dan Metabolisme
Ada kalanya seseorang memiliki kondisi metabolisme tubuh yang secara alami membuang lebih banyak mineral ke dalam urine (hypercalciuria). Faktor keturunan juga memegang peran penting; jika ada anggota keluarga inti yang memiliki riwayat batu ginjal, risiko Anda terkena kondisi yang sama akan meningkat meskipun kondisi fisik Anda saat ini terlihat prima.