POLA JABAR - Siapa yang tidak mengenal spageti? Untaian panjang pasta yang kenyal ini telah menjadi bahasa universal di meja makan. 

Dari restoran berbintang Michelin hingga dapur rumah tangga yang hangat, spageti selalu punya tempat spesial. 

Namun, di balik popularitasnya yang masif, tersimpan sejarah panjang yang penuh dengan perdebatan, inovasi, dan adaptasi budaya yang luar biasa.

Mitos Marco Polo dan Akar Sejarah yang Sebenarnya

Selama puluhan tahun, banyak orang percaya pada narasi romantis bahwa penjelajah Marco Polo membawa spageti ke Italia dari perjalanannya ke China pada abad ke-13. 

Namun, para sejarawan pangan modern, termasuk catatan dari National Geographic, mengungkapkan fakta yang lebih kompleks.

Meskipun mi sudah ada di Asia sejak ribuan tahun lalu, masyarakat Mediterania ternyata sudah mengolah gandum durum menjadi bentuk-bentuk pasta jauh sebelum Marco Polo menginjakkan kaki di Timur Jauh. 

Jejak awal pasta di Italia ditemukan melalui bukti arkeologis dan teks kuno yang merujuk pada "lagana" (lembaran adonan gandum) yang dimasak dengan cara direbus atau digoreng.

Inovasi Pengeringan: Kunci Spageti Menjelajahi Dunia