POLA JABAR - Memiliki kuku rapuh atau mudah patah adalah masalah umum yang dikenal dalam dunia medis sebagai onychorrhexis. Kondisi ini seringkali membuat frustrasi, mengubah kuku yang seharusnya menjadi pelindung ujung jari menjadi tameng pertahanan yang mudah retak.
Meskipun sering dianggap hanya masalah kosmetik, kuku yang rapuh bisa menjadi sinyal penting tentang kebiasaan sehari-hari atau bahkan kondisi kesehatan yang lebih serius.
Memahami akar masalah penyebab kuku rapuh sangat penting sebelum menentukan langkah perawatan kuku rapuh yang paling efektif.
Fenomena kuku rapuh terjadi ketika lempeng kuku kehilangan kelembapan atau integritas strukturnya. Ada dua kategori utama yang menjadi biang keladinya yakni faktor eksternal (lingkungan) dan faktor internal (kesehatan tubuh).
Mengidentifikasi mana yang dominan pada kasus Anda akan menjadi kunci untuk mendapatkan kembali kuku yang kuat, mengkilap, dan sehat, sebagaimana ditekankan oleh panduan kesehatan terpercaya seperti dari Cleveland Clinic.
Penyebab Kuku Rapuh: Musuh Eksternal dan Internal
Untuk mengatasi masalah ini, kita harus terlebih dahulu mengetahui musuh tersembunyi yang membuat kuku rapuh dan kering.
1. Faktor Lingkungan (Eksternal)
Faktor eksternal adalah penyebab paling umum dari kuku kering dan rapuh. Paparan berulang terhadap air dan deterjen adalah pelaku utama.