POLA JABAR – Banyak orang memilih smoothie atau jus sebagai minuman sehat harian.
Keduanya sama-sama terbuat dari buah atau sayuran dan sering dianggap memberi manfaat serupa.
Namun secara nutrisi, smoothie dan jus memiliki perbedaan yang cukup signifikan sehingga efeknya bagi kesehatan juga berbeda.
Secara umum, smoothie dianggap lebih sehat karena mengandung seluruh bagian buah dan sayuran, termasuk seratnya.
Proses blending membuat teksturnya lebih kental, tetapi kandungan serat yang tinggi membantu memperlambat penyerapan gula sehingga kadar gula darah lebih stabil.
Sementara itu, jus biasanya lebih rendah serat karena proses juicing memisahkan sari buah dari ampasnya.
Meski tetap kaya vitamin, jus cenderung memiliki kandungan gula yang lebih tinggi dan mudah menaikkan gula darah jika dikonsumsi berlebihan, terutama jus dari buah manis seperti mangga atau anggur.
Dari sisi kenyang, smoothie memberikan rasa kenyang lebih lama karena serat dan kadang ditambah yogurt, oats, atau chia seed.
Inilah alasan banyak orang menggunakan smoothie sebagai pengganti sarapan.