POLAJABAR.COM - Peristiwa hilangnya seorang mahasiswi dari Institut Teknologi Telkom University (Tel-U) telah menemui babak akhir. Nadira Az-Zahra, yang merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan (FIT), akhirnya ditemukan setelah sempat menghilang selama tiga hari.
Nadira tercatat sebagai mahasiswi pada program studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan tahun 2025. Pencarian yang melibatkan pihak keluarga dan mungkin pihak kampus kini telah berakhir dengan kabar baik.
Penemuan mahasiswi tersebut dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian setempat. Penemuan ini menjadi titik terang setelah kekhawatiran menyelimuti keluarga dan lingkungan kampus selama beberapa hari terakhir.
Kapolsek Rancasari, Kompol Herman Junaidi, membenarkan informasi mengenai ditemukannya mahasiswi tersebut. Hal ini disampaikan melalui komunikasi singkat pada hari Jumat, tanggal 3 Juli 2026.
"Di daerah Majalaya," kata Herman via pesan singkat, Jumat (3/7/2026).
Lokasi penemuan Nadira Az-Zahra ditetapkan di wilayah Majalaya, meski detail mengenai kronologi penemuan itu belum diuraikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Penemuan ini menandai berakhirnya masa pencarian yang sempat menimbulkan keresahan publik.
Kapolsek Rancasari enggan merinci secara mendalam mengenai motif atau penyebab pasti mengapa mahasiswi tersebut memutuskan untuk pergi dari kediamannya. Namun, ditemukan adanya latar belakang masalah pribadi yang melatarbelakangi kepergiannya.
"Menurut orang tuanya ada di rumah bibinya. Namun karena ada masalah (alasan Nadira pergi)," ujarnya.
Dikutip dari Kompol Herman Junaidi, diketahui bahwa Nadira ditemukan berada di kediaman salah satu bibinya. Kepergian Nadira tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya persoalan keluarga yang sedang dihadapinya.
