POLA JABAR - Banyak orang memulai pagi mereka dengan ritual yang berbeda. Ada yang tidak bisa lepas dari segelas air es untuk memberikan efek "kejutan" yang menyegarkan, sementara yang lain setia pada segelas air hangat karena dianggap lebih lembut bagi pencernaan. Namun, dari sudut pandang medis, mana yang sebenarnya lebih unggul?
Berdasarkan tinjauan kesehatan umum dan pakar nutrisi, berikut adalah perbandingan mendalam mengenai pengaruh suhu air bagi tubuh di pagi hari.
Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari
Minum air hangat (bukan panas mendidih) sering kali direkomendasikan dalam praktik pengobatan tradisional, dan sains modern mendukung beberapa klaim tersebut:
Melancarkan Pencernaan: Air hangat membantu memecah makanan lebih cepat dibandingkan air dingin. Ini memicu gerakan peristaltik usus yang membantu mencegah sembelit dan kembung.
Detoksifikasi Alami: Saat Anda minum air hangat, suhu inti tubuh sedikit meningkat. Hal ini dapat memicu sistem endokrin untuk mulai mengeluarkan keringat dan membantu membuang racun dari tubuh.
Menenangkan Sistem Saraf: Bagi banyak orang, air hangat memberikan efek relaksasi pada otot-otot tubuh, yang sangat membantu jika Anda merasa kaku setelah bangun tidur.
Manfaat Minum Air Dingin di Pagi Hari
Di sisi lain, air dingin terutama pada suhu ruang atau sedikit di bawahnya juga memiliki keunggulan tersendiri: