POLA JABAR – Memilih makanan adalah salah satu keputusan terpenting bagi pemilik kucing.

Di pasaran, kita sering melihat dua pilihan utama: makanan kering (dry food atau kibble) dan makanan basah (wet food).

Keduanya memiliki keunggulan masing-masing, namun mana yang sebenarnya lebih sehat untuk si anabul? Simak perbandingannya berikut ini.

1. Makanan Kering (Dry Food)

Dry food menjadi favorit banyak orang karena kepraktisannya.

  • Kelebihan: Harganya lebih ekonomis, tidak mudah basi meski diletakkan di wadah seharian (free feeding), dan tekstur renyahnya membantu mengurangi penumpukan plak pada gigi kucing.
  • Kekurangan: Kandungan airnya sangat rendah (hanya sekitar 10%). Jika kucing kurang minum, konsumsi dry food berlebih berisiko menyebabkan masalah saluran kemih dan ginjal.

2. Makanan Basah (Wet Food)

Wet food biasanya hadir dalam kemasan kaleng atau pouch.

  • Kelebihan: Memiliki kadar air yang tinggi (mencapai 75-80%), sehingga sangat membantu menjaga hidrasi kucing. Aromanya yang kuat juga lebih menggugah selera bagi kucing yang pemilih (picky eater) atau sedang sakit.
  • Kekurangan: Lebih cepat basi jika tidak segera dihabiskan (maksimal 2-4 jam di suhu ruang), harganya cenderung lebih mahal, dan tidak memberikan efek pembersihan pada gigi.