POLA JABAR - Buah mangga dengan rasa manis legit dan tekstur dagingnya yang lembut, telah lama diakui sebagai salah satu buah tropis paling populer di dunia, namun keunggulannya jauh melampaui cita rasa yang memanjakan lidah. Dari sudut pandang nutrisi, mangga adalah pembangkit tenaga alami yang secara menakjubkan menyajikan dua vitamin esensial dalam jumlah signifikan: Vitamin C (asam askorbat) dan Vitamin A (dalam bentuk provitamin A, yaitu beta-karoten). 

Data nutrisi yang dihimpun oleh lembaga kredibel seperti USDA (United States Department of Agriculture) menunjukkan bahwa mengonsumsi satu porsi mangga matang dapat memenuhi sebagian besar, bahkan dalam beberapa kasus melebihi, Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian untuk kedua vitamin penting tersebut. 

Kombinasi unik Vitamin C yang merupakan antioksidan larut air dan Vitamin A yang larut lemak menjadikan mangga sebagai makanan fungsional yang memberikan perlindungan ganda bagi tubuh, mulai dari memperkuat daya tahan hingga menjaga integritas jaringan tubuh.

Kandungan Vitamin C dalam mangga adalah salah satu aset utamanya dalam mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat. Sebagai antioksidan kuat, Vitamin C memiliki peran vital dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat memicu penyakit kronis dan penuaan dini. 

Berdasarkan laporan nutrisi yang ada, satu porsi mangga (sekitar satu cangkir atau 165 gram potongan buah) dapat menyediakan lebih dari 60 mg Vitamin C, angka yang signifikan untuk membantu tubuh memproduksi dan meningkatkan fungsi sel darah putih, yaitu garda terdepan tubuh dalam melawan infeksi bakteri dan virus. 

Lebih dari sekadar pertahanan imun, Vitamin C dalam mangga juga berfungsi sebagai ko-faktor penting dalam sintesis kolagen, protein struktural yang sangat dibutuhkan untuk menjaga elastisitas kulit, mempercepat proses penyembuhan luka, dan membangun jaringan ikat, tulang, serta gigi yang sehat.

Selain dikenal sebagai sumber Vitamin C, mangga juga merupakan sumber Vitamin A yang luar biasa, berkat pigmen karotenoid kuning-oranye yang melimpah, terutama beta-karoten. Tubuh manusia secara efisien mengubah beta-karoten yang berasal dari makanan menjadi Vitamin A aktif sesuai kebutuhan. 

Kekuatan Vitamin A dari mangga ini sangat esensial untuk kesehatan mata dan mempertahankan fungsi penglihatan yang baik, terutama dalam kondisi cahaya redup, serta membantu mencegah gangguan mata seperti xerophthalmia atau mata kering. Bahkan, satu buah mangga berukuran besar dapat dengan mudah memenuhi lebih dari seperempat kebutuhan Vitamin A harian seseorang. 

Lebih lanjut, Vitamin A juga memegang peranan kunci dalam perkembangan dan diferensiasi sel, yang berarti nutrisi ini penting untuk pertumbuhan organ janin yang sehat selama kehamilan dan untuk memelihara integritas selaput lendir dan jaringan epitel yang berfungsi sebagai lapisan pelindung pertama tubuh terhadap patogen.