POLA JABAR - Banyak orang sering kali bingung saat berdiri di depan rak susu di supermarket. Di antara deretan kotak susu murni (whole milk) dan susu rendah lemak, susu skim sering kali dipandang sebelah mata karena teksturnya yang lebih encer. Namun, bagi mereka yang peduli dengan kesehatan jantung dan lingkar pinggang, susu skim sebenarnya adalah pahlawan tersembunyi.

Melansir data dari Cleveland Clinic, susu skim atau sering disebut susu bebas lemak dibuat dengan cara menghilangkan hampir seluruh kandungan lemak dari susu sapi melalui proses sentrifugasi. Meskipun lemaknya hilang, jangan salah sangka; nutrisi pentingnya tetap terjaga dengan baik.

Salah satu keunggulan utama susu skim adalah efisiensinya dalam memberikan nutrisi. Dalam satu gelas susu skim, Anda mendapatkan asupan protein, kalsium, dan vitamin yang hampir sama dengan susu murni, namun dengan jumlah kalori yang jauh lebih rendah.

Protein dalam susu skim adalah protein lengkap, artinya mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot dan memperbaiki jaringan. Bagi pelaku diet, ini adalah kabar baik karena protein tinggi dapat membantu memberikan efek kenyang lebih lama tanpa harus mengonsumsi lemak jenuh.

Cleveland Clinic menekankan bahwa salah satu alasan utama orang beralih ke susu skim adalah untuk menjaga kesehatan kardiovaskular. Susu murni mengandung lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Dengan mengkonsumsi susu skim, Anda menghilangkan ancaman lemak jenuh tersebut sambil tetap mendapatkan manfaat kalium. Kalium berperan penting dalam membantu pembuluh darah tetap rileks dan menjaga tekanan darah dalam batas normal. Ini adalah langkah kecil yang berdampak besar dalam menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung koroner.

Banyak yang mengira bahwa lemak dalam susu adalah tempat kalsium berada, padahal kalsium terikat pada bagian padat susu, bukan pada lemaknya. Artinya, saat lemak dihilangkan untuk membuat susu skim, kandungan kalsiumnya tetap utuh atau bahkan sering kali ditambahkan (fortifikasi) oleh produsen.

Kalsium dan vitamin D yang ada dalam susu skim sangat krusial untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis di masa tua. Hal ini menjadikan susu skim pilihan ideal tidak hanya bagi lansia, tetapi juga bagi orang dewasa muda yang ingin menabung massa tulang sejak dini.

Dalam dunia penurunan berat badan, defisit kalori adalah hukum utama. Susu skim memberikan solusi bagi Anda yang tetap ingin menikmati segelas susu atau mencampurkannya ke dalam sereal dan kopi tanpa merusak target kalori harian. Sebagai perbandingan, satu gelas susu murni mengandung sekitar 150 kalori, sedangkan susu skim hanya sekitar 80 hingga 90 kalori saja.