POLA JABAR - Bagi para pecinta kebun, menanam asparagus seringkali dianggap sebagai sebuah "investasi jangka panjang". Berbeda dengan sayuran semusim seperti bayam atau kangkung yang sekali petik langsung habis, asparagus adalah tanaman menahun (perenial). Sekali Anda menanamnya dengan benar, tanaman ini bisa terus memproduksi tunas lezat hingga 15 atau 20 tahun ke depan.
Mengacu pada prinsip botani yang dikembangkan oleh University of Minnesota Extension, kunci keberhasilan asparagus terletak pada kesabaran dan persiapan lahan yang matang. Berikut adalah langkah-langkah detail untuk memulai kebun asparagus di rumah Anda sendiri.
Memilih Lokasi dan Persiapan Lahan
Asparagus adalah tanaman yang sangat rakus akan sinar matahari. Oleh karena itu, pilihlah area di kebun Anda yang terpapar cahaya matahari penuh setidaknya 6 hingga 8 jam sehari. Karena tanaman ini akan menetap di tempat yang sama selama belasan tahun, pemilihan lokasi menjadi krusial.
Pastikan area tersebut memiliki drainase yang baik; asparagus sangat benci "kaki yang basah" atau tanah yang menggenang karena dapat memicu pembusukan akar.
Langkah pertama adalah membersihkan lahan dari gulma abadi. Gemburkan tanah sedalam 20 hingga 30 sentimeter dan campurkan kompos atau pupuk organik yang sudah matang. Asparagus menyukai tanah dengan pH netral, idealnya di angka 6,5 hingga 7,0.
Penanaman Menggunakan Mahkota (Crowns)
Meskipun bisa ditanam dari biji, para ahli menyarankan penggunaan "crowns" atau mahkota akar yang berusia satu tahun untuk mempercepat masa panen. Waktu terbaik untuk menanam adalah saat awal musim penghujan atau saat suhu tanah mulai stabil.
Buatlah parit sedalam 15 hingga 20 sentimeter dengan jarak antar parit sekitar satu meter. Letakkan mahkota akar di dasar parit dengan jarak sekitar 30 sentimeter antar tanaman. Pastikan akar-akarnya menyebar secara alami seperti kaki laba-laba.