POLA JABAR - Bagi penonton awam, momen ketika dua petarung Muay Thai saling menempel dan berpegangan mungkin terlihat seperti istirahat sejenak atau sekadar pelukan biasa. Namun, di mata para ahli dari Muay Thai Scholar International, situasi ini justru merupakan zona paling berbahaya dalam pertarungan. Inilah yang disebut dengan Clinching atau Plum.

Berbeda dengan clinch dalam tinju konvensional yang seringkali memicu wasit untuk memisahkan petarung, dalam Muay Thai, clinch adalah arena untuk meluncurkan serangan lutut dan sikut yang menghancurkan. Ini adalah catur fisik di mana posisi tangan menentukan siapa yang akan mendominasi dan siapa yang akan tumbang.

Fondasi Utama: Kontrol Leher (The Full Plum)

Teknik paling dasar sekaligus paling ikonik adalah Full Plum atau kontrol leher ganda. Di sini, Anda tidak sekadar memegang leher lawan, tetapi menempatkan telapak tangan di bagian belakang kepala lawan (bukan di leher bawah).

Kuncinya adalah mempertemukan kedua siku di depan dada lawan. Posisi ini memberikan daya ungkit yang luar biasa untuk menarik kepala lawan ke bawah, tepat ke arah serangan lutut yang datang. Jika Anda berhasil mengunci posisi ini, lawan akan merasa seperti terjepit dalam catut besi yang menyesakkan.

Clinching bukan hanya soal kekuatan otot bisep, melainkan soal distribusi berat badan dan manipulasi keseimbangan. Petarung yang mahir tidak akan membiarkan kakinya sejajar. Mereka akan terus bergerak, memutar badan lawan, dan menggunakan kepala mereka sendiri untuk menekan dagu lawan ke atas.

Sesuai ulasan Muay Thai Scholar, teknik steering (menyetir) ini sangat krusial. Dengan menarik satu sisi kepala lawan sambil mendorong sisi lainnya dengan siku, Anda menciptakan celah pertahanan. Saat lawan sibuk menyeimbangkan diri agar tidak jatuh, itulah momentum terbaik untuk mendaratkan knee strike ke arah rusuk atau ulu hati.

Tidak selamanya Anda bisa mendapatkan kontrol penuh di kepala. Petarung yang berpengalaman akan melakukan pummeling sebuah gerakan berebut posisi tangan di dalam ketiak lawan.

  1. Double Underhooks: Posisi di mana kedua tangan Anda berada di bawah ketiak lawan. Ini sangat efektif untuk melakukan bantingan (sweeps) atau lemparan yang legal dalam aturan Muay Thai.