POLA JABAR - Pernahkah Anda merasa beban di pundak seolah luruh seketika saat tubuh bersentuhan dengan air hangat setelah hari yang panjang dan melelahkan? Fenomena ini bukan sekadar perasaan belaka. Secara saintifik, air hangat memang memiliki kaitan erat dengan penurunan tingkat stres dan perbaikan suasana hati.

Melansir dari laman kesehatan ternama WebMD, penggunaan air hangat sebagai sarana relaksasi atau yang sering disebut dengan hidroterapi, telah digunakan selama berabad-abad untuk menenangkan sistem saraf manusia.

Saat Anda berendam atau mandi dibawah pancuran air hangat, suhu tubuh inti Anda akan meningkat secara perlahan. Kenaikan suhu ini memicu pembuluh darah untuk melebar (vasodilatasi), yang kemudian melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Aliran darah yang lancar membantu otot-mencapai fase relaksasi dan mengurangi ketegangan fisik yang seringkali menjadi pemicu stres mental.

Selain itu, panas dari air merangsang pelepasan endorfin di otak. Endorfin adalah senyawa kimia alami yang berfungsi sebagai "obat penenang" tubuh, memberikan rasa nyaman, dan secara efektif menekan hormon kortisol yang bertanggung jawab atas perasaan stres dan cemas.

Salah satu cara terbaik untuk mengurangi stres adalah dengan mendapatkan tidur yang berkualitas. WebMD mencatat bahwa mandi air hangat sekitar satu atau dua jam sebelum tidur dapat membantu mengatur ritme sirkadian tubuh.

Setelah mandi air hangat, suhu tubuh akan menurun secara alami saat Anda berpindah ke ruangan yang lebih sejuk. Penurunan suhu tubuh ini merupakan sinyal biologis bagi otak bahwa waktu tidur telah tiba. Dengan tidur yang lebih lelap dan berkualitas, otak memiliki kesempatan untuk memproses emosi dengan lebih baik, sehingga Anda bangun dengan pikiran yang lebih segar dan tingkat stres yang jauh berkurang.

Secara psikologis, mandi air hangat sering dianggap sebagai bentuk "self-care" yang paling intim. Di dalam kamar mandi, Anda menciptakan ruang isolasi yang positif dari gangguan luar, gawai, dan tumpukan pekerjaan. Sensasi air yang mengalir memberikan stimulus sensorik yang menenangkan, membantu Anda mempraktikkan mindfulness atau kesadaran penuh pada momen saat ini.

Beberapa ahli menyarankan untuk menambahkan elemen aromaterapi seperti minyak esensial lavender atau garam epsom ke dalam bak mandi untuk memperkuat efek relaksasi. Perpaduan antara suhu air yang pas dan aroma yang menenangkan dapat menciptakan suasana spa pribadi di rumah yang sangat efektif meredakan kecemasan kronis.

Agar manfaatnya maksimal dan tetap aman bagi kulit, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: