POLA JABAR – Musim hujan sering kali identik dengan meningkatnya risiko terserang penyakit. Banyak orang mengalami flu, batuk, demam, atau bahkan gangguan pencernaan saat cuaca mulai dingin dan lembap. Lalu, kenapa tubuh jadi lebih mudah sakit di musim hujan?

Menurut ahli kesehatan, penurunan suhu dan peningkatan kelembapan udara menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi daya tahan tubuh.

Saat cuaca dingin, pembuluh darah di saluran pernapasan akan menyempit, sehingga aliran darah yang membawa sel imun ke area tersebut berkurang.

Akibatnya, tubuh lebih rentan terhadap virus dan bakteri penyebab penyakit.

Selain itu, aktivitas orang cenderung lebih banyak dilakukan di dalam ruangan selama musim hujan.

Hal ini meningkatkan risiko penularan penyakit menular seperti flu dan batuk karena sirkulasi udara yang kurang baik. Virus dapat bertahan lebih lama di udara lembap dan mudah berpindah antarindividu.

Kebiasaan lain yang sering terabaikan adalah asupan nutrisi dan hidrasi tubuh.

Cuaca dingin membuat sebagian orang malas minum air putih atau makan buah dan sayur, padahal keduanya penting untuk menjaga sistem imun tetap optimal.

Untuk mencegah tubuh mudah sakit saat musim hujan, penting untuk menjaga pola makan seimbang, cukup tidur, rajin mencuci tangan, serta tetap aktif bergerak.