POLA JABAR - Kacang tanah merupakan salah satu tanaman yang paling sering disalahpahami oleh banyak orang. Meski namanya mengandung kata "kacang", secara botani ia lebih dekat dengan keluarga polong-polongan seperti buncis dan kacang polong.
Namun, ada satu perbedaan mencolok yang membuat kacang tanah sangat istimewa: sementara polong lainnya bergelantungan di dahan, kacang tanah justru memendam buahnya di dalam kegelapan tanah.
Fenomena ini dikenal dalam dunia botani sebagai geokarpi, sebuah strategi reproduksi yang sangat langka dan menakjubkan. Mengapa tanaman ini melakukan hal tersebut?
Seperti dilansir dari bbc.com mari kita bahas mendalam mengenai kacang tanah ini
Bermula dari Bunga di Permukaan
Banyak yang mengira bahwa kacang tanah tumbuh dari akar layaknya kentang atau wortel. Faktanya, kacang tanah memulai siklus hidupnya seperti tanaman normal lainnya.
Tanaman ini menghasilkan bunga berwarna kuning yang cantik di atas permukaan tanah.
Setelah proses penyerbukan terjadi, bunga-bunga ini akan layu. Namun, alih-alih membentuk polong di tempat bunga tersebut tumbuh, tangkai bunga yang telah dibuahi yang disebut sebagai peg atau pasak mulai memanjang dan menekuk ke bawah menuju arah tanah.
Mekanisme "Pasak" yang Menembus Bumi