POLA JABAR - Memasuki masa menopause bukan sekadar berhentinya siklus bulanan. Bagi banyak wanita, fase ini dibarengi dengan perubahan hormon drastis yang memicu berbagai keluhan, mulai dari hot flashes (sensasi panas), gangguan tidur, hingga risiko penyakit kardiovaskular yang meningkat. Di tengah pencarian solusi kesehatan, para ahli sering kali menyoroti pentingnya pola makan fungsional.

Berdasarkan literatur dan diskusi para ahli di North American Menopause Society (NAMS), buah anggur muncul sebagai salah satu "superfood" yang memberikan dukungan signifikan bagi kesehatan wanita di usia 50 tahun ke atas. Bukan hanya karena rasanya yang manis dan segar, tetapi karena kandungan fitonutrien di dalamnya yang bekerja sangat spesifik untuk kebutuhan tubuh wanita.

1. Menjaga Kesehatan Jantung yang Rentan

Saat kadar estrogen menurun selama menopause, risiko wanita terkena penyakit jantung meningkat tajam. Estrogen selama ini berperan dalam menjaga fleksibilitas pembuluh darah. Di sinilah anggur mengambil peran penting.

Anggur, terutama varietas berwarna gelap, kaya akan polifenol seperti resveratrol. Senyawa ini membantu meningkatkan fungsi endotel (lapisan pembuluh darah) dan membantu menurunkan tekanan darah. Konsumsi anggur secara rutin dapat membantu menjaga profil lipid atau kadar kolesterol tetap stabil, sehingga memberikan perlindungan ekstra bagi jantung saat perlindungan alami dari estrogen mulai berkurang.

2. Melindungi Kepadatan Tulang (Osteoporosis)

Penurunan massa tulang adalah ancaman nyata bagi wanita pascamenopause. Risiko osteoporosis meningkat karena tubuh kehilangan kalsium lebih cepat daripada biasanya. Penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dalam anggur dapat membantu mengurangi stres oksidatif pada sel-sel tulang.

Polifenol dalam anggur bekerja dengan cara mendukung aktivitas osteoblas (sel pembentuk tulang) dan menghambat osteoklast (sel yang memecah tulang). Meskipun tidak bisa menggantikan kalsium dan vitamin D secara total, anggur merupakan pendamping diet yang sempurna untuk memastikan struktur tulang tetap kuat lebih lama.

3. Mengelola Gejala "Hot Flashes" dan Peradangan