POLA JABAR - Jagung bukan sekadar komoditas pangan global; ia adalah simbol kehidupan, sejarah, dan kemakmuran bagi banyak peradaban. Dari dataran tinggi Andes hingga ladang luas di Midwest Amerika, jagung telah membentuk identitas budaya selama ribuan tahun.
Mengutip berbagai tradisi yang kerap diulas oleh para penjelajah budaya di Culture Trip, festival jagung adalah momen di mana komunitas bersatu untuk mensyukuri hasil bumi dengan cara yang penuh warna.
Berikut adalah beberapa festival jagung paling menakjubkan di berbagai negara yang menunjukkan betapa pentingnya tanaman ini bagi umat manusia.
1. Corn Palace Festival (Mitchell, South Dakota, AS)
Amerika Serikat, sebagai salah satu produsen jagung terbesar di dunia, memiliki cara unik untuk merayakannya. Di Mitchell, South Dakota, berdiri sebuah bangunan ikonik bernama The Corn Palace. Setiap tahun, dinding luar bangunan ini dihiasi ulang dengan mural raksasa yang terbuat sepenuhnya dari jagung, biji-bijian, dan rumput asli.
Festival ini diadakan setiap bulan Agustus untuk merayakan akhir musim tanam. Pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan arsitektur "emas" yang unik, tetapi juga karnaval, konser musik, dan berbagai penganan khas berbahan dasar jagung manis yang segar.
2. Feria del Elote (Tepetlixpa, Meksiko)
Meksiko adalah tanah kelahiran jagung, maka tak heran jika perayaannya di sini terasa sangat sakral sekaligus meriah. Di kota Tepetlixpa, terdapat Feria del Elote (Festival Jagung Muda). Berbeda dengan festival modern lainnya, acara ini menggabungkan tradisi agraris kuno dengan kegembiraan pasar malam.
Di sini, Anda bisa mencicipi elote (jagung rebus yang diolesi mayones, keju, dan bubuk cabai) serta esquites yang autentik. Festival ini merupakan penghormatan terhadap keberagaman genetika jagung di Meksiko yang memiliki puluhan warna dan tekstur berbeda.