POLA JABAR – Menemukan sehelai rambut putih atau uban di sela-sela rambut hitam sering kali membuat kita gemas untuk segera mencabutnya.

Namun, niat tersebut biasanya terhalang oleh peringatan lama yang mengatakan: "Jangan dicabut, nanti ubannya malah tambah banyak!"

Mitos ini begitu melekat di masyarakat, sehingga banyak orang memilih membiarkannya atau menutupinya dengan semir rambut. Lantas, benarkah mencabut satu uban akan memicu pertumbuhan uban-uban lainnya? Mari kita simak penjelasan medis dan fakta dari para ahli rambut.

Satu Folikel, Satu Rambut

Secara biologis, anggapan bahwa mencabut uban akan membuatnya tumbuh semakin banyak adalah mitos.

Para ahli dermatologi menjelaskan bahwa setiap helai rambut tumbuh dari satu kantong kecil di bawah kulit yang disebut folikel.

Apa yang terjadi pada satu folikel tidak akan memengaruhi folikel di sebelahnya. Jadi, ketika Anda mencabut sehelai uban, folikel tersebut hanya akan menumbuhkan kembali satu helai rambut baru di tempat yang sama.

Karena sel melanosit (pemberi warna) pada folikel tersebut sudah berhenti bekerja, maka yang tumbuh tetaplah rambut berwarna putih.

Mengapa Seolah-olah Uban Jadi Bertambah Banyak?