POLA JABAR - Bagi mata orang awam, melihat udang besar dan lobster mungkin akan terasa serupa. Keduanya sama-sama masuk dalam keluarga besar krustasea, memiliki cangkang yang keras, dan berubah warna menjadi kemerahan saat dimasak. Namun, jika kita merujuk pada literatur dari National Geographic, kedua makhluk laut ini memiliki perbedaan genetik dan biologis yang sangat kontras.
Memahami perbedaan keduanya bukan hanya soal urusan meja makan, tapi juga tentang menghargai keanekaragaman hayati di bawah samudera. Berikut adalah bedah tuntas mengenai perbedaan udang dan lobster yang perlu Anda ketahui.
Secara taksonomi, keduanya memang berada di ordo yang sama, yaitu Decapoda (hewan berkaki sepuluh). Namun, di sinilah letak perbedaannya. Lobster termasuk dalam famili Nephropidae (lobster air laut) dan Parastacidae (lobster air tawar). Sementara itu, udang tersebar di berbagai famili yang lebih luas.
Menariknya, lobster secara evolusi lebih dekat berkerabat dengan kepiting dibandingkan dengan udang kecil yang biasa kita temukan di pasar. Hal ini terlihat dari cara mereka membawa telur dan struktur sendi pada tubuh mereka.
Anatomi dan Kaki yang Berbeda
Salah satu cara termudah membedakannya adalah dengan melihat kakinya. Lobster memiliki tiga pasang kaki depan yang berbentuk seperti cakar, dengan pasangan pertama biasanya berkembang menjadi capit yang sangat besar dan kuat. Capit ini berfungsi untuk menghancurkan cangkang mangsa seperti kerang atau siput laut.
Berbeda dengan lobster, udang umumnya memiliki kaki yang lebih kurus dan memanjang. Udang memiliki tiga pasang kaki yang memiliki capit kecil di ujungnya, namun ukurannya tidak pernah mendominasi proporsi tubuh mereka. Selain itu, udang memiliki struktur tubuh yang memungkinkannya untuk membengkokkan perut dengan sangat tajam (sering disebut sub-ordo Pleocyemata atau Dendrobranchiata), sedangkan lobster memiliki tubuh yang lebih kaku dan kokoh.
Habitat dan Cara Bergerak
National Geographic mencatat bahwa lobster adalah penghuni dasar laut (bentik) yang setia. Mereka lebih suka merayap di antara celah bebatuan atau menggali liang di dasar samudera. Lobster jarang sekali terlihat "berenang" dalam jarak jauh secara bebas.