POLA JABAR – Rembesan air pada tembok menjadi masalah umum saat musim hujan, terutama pada rumah dengan kualitas plester atau cat yang menurun.

Tembok yang rembes tidak hanya mengganggu estetika rumah, tetapi juga dapat menimbulkan jamur, cat mengelupas, hingga kerusakan struktur jika tidak segera ditangani.

1. Identifikasi Sumber Rembesan

Langkah pertama adalah menemukan titik rembes. Periksa dinding luar, talang air, dan sambungan atap yang mungkin menjadi sumber masuknya air.

Tips: Gunakan senter dan kain kering untuk mengecek titik rembes saat hujan ringan atau semprot dinding dengan air selang untuk simulasi.

2. Bersihkan Area Tembok

Sebelum melakukan perbaikan, pastikan permukaan tembok kering, bersih dari debu, jamur, dan cat mengelupas. Tembok yang bersih memudahkan plester atau sealant anti bocor menempel dengan sempurna.

3. Gunakan Plester atau Mortar Tahan Air

Untuk rembesan kecil, gunakan plester waterproof atau mortar khusus anti rembes. Oleskan pada retakan atau area rembes, ratakan dengan spatula, dan biarkan mengering sesuai petunjuk produsen.