POLA JABAR - Banyak orang percaya bahwa kebiasaan minum air dengan suhu tertentu dapat memberikan keajaiban bagi berat badan. Salah satu mitos yang paling sering terdengar adalah minum air dingin dapat membakar lemak lebih cepat.
Namun, bagaimana fakta sebenarnya menurut penjelasan medis dan riset kesehatan seperti yang diulas oleh Healthline?
Hubungan Antara Air dan Metabolisme
Secara mendasar, air adalah komponen kunci dalam setiap reaksi kimia di dalam tubuh, termasuk proses metabolisme. Metabolisme sendiri adalah proses pengolahan kalori dari makanan dan minuman menjadi energi.
Tanpa hidrasi yang cukup, metabolisme dapat melambat, yang berujung pada rasa lemas dan penumpukan lemak.
Efek Air Dingin: Termogenesis Induksi Air
Saat Anda meminum air dingin, tubuh harus bekerja sedikit lebih keras untuk mempertahankan suhu internalnya yang stabil (sekitar 37°C). Proses ini dikenal dengan istilah termogenesis.
Pembakaran Kalori Ekstra: Tubuh mengeluarkan energi untuk menghangatkan air dingin tersebut agar sesuai dengan suhu tubuh.
Efek Jangka Pendek: Meskipun benar bahwa ada kalori yang terbakar, jumlahnya relatif kecil. Studi menunjukkan bahwa minum sekitar 500ml air dingin dapat meningkatkan pengeluaran energi sebesar 5-30% selama 60 menit setelah meminumnya.