POLA JABAR - Sistem kekebalan tubuh yang kuat adalah fondasi kesehatan yang baik, dan memilih makanan yang tepat adalah strategi pertahanan terbaik. Di antara banyak buah super, kiwi seringkali diremehkan, padahal buah kecil berbulu ini menyimpan konsentrasi nutrisi yang luar biasa, terutama untuk menjaga imunitas tubuh.

Memasukkan kiwi ke dalam diet harian adalah cara yang lezat dan efektif untuk membangun benteng pertahanan alami tubuh dari berbagai penyakit dan infeksi.

Kekuatan utama kiwi sebagai immune booster terletak pada kandungan Vitamin C yang sangat tinggi. Kiwi bahkan seringkali mengalahkan jeruk dalam hal konsentrasi Vitamin C per porsi. Vitamin C adalah nutrisi penting yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan. 

Nutrisi ini berperan krusial dalam meningkatkan produksi sel darah putih (seperti neutrofil dan limfosit) yang bertugas sebagai tentara utama tubuh dalam melawan patogen. Tanpa asupan Vitamin C yang cukup, sel-sel imun tidak dapat berfungsi secara optimal.

Selain Vitamin C, kiwi juga kaya akan antioksidan dan senyawa polifenol lainnya. Senyawa ini bekerja melindungi sel-sel tubuh, termasuk sel-sel imun, dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan stres oksidatif. 

Stres oksidatif yang tinggi dapat menekan fungsi kekebalan tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi. 

Berbagai sumber terpercaya, termasuk ulasan dari Medical News Today, telah menekankan peran antioksidan kiwi dalam menjaga integritas seluler dan mendukung respon imun yang sehat. inilah mekanisme kiwi memperkuat pertahanan tubuh

1. Perbaikan dan Perlindungan Sel

Vitamin C dan antioksidan seperti quercetin yang ada dalam kiwi bekerja sebagai pelindung sel. Vitamin C membantu meregenerasi antioksidan lain dalam tubuh, seperti Vitamin E, memperkuat perlindungan sel-sel imun.