POLA JABAR – Seringkali karena terburu-buru berangkat kerja atau sekolah, kita nekat keluar rumah meski rambut belum kering sempurna setelah keramas.
Biasanya, orang tua akan langsung menegur dengan kalimat, "Jangan keluar dulu, nanti masuk angin!"
Istilah "masuk angin" memang sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia untuk menggambarkan kondisi tubuh yang meriang, pusing, atau pegal-pegal. Namun, benarkah rambut basah adalah penyebab utamanya? Mari kita tinjau dari sisi medis.
Rambut Basah dan Suhu Tubuh
Secara medis, rambut basah tidak secara langsung membawa virus atau bakteri ke dalam tubuh. Namun, rambut yang basah dapat menyebabkan proses evaporasi atau penguapan air yang menyerap panas dari kulit kepala.
Saat Anda keluar rumah dengan rambut basah, terutama di pagi hari yang dingin atau saat cuaca berangin, suhu di area kepala akan turun secara mendadak.
Hal ini menyebabkan pembuluh darah di kulit kepala menyempit untuk menjaga suhu inti tubuh. Kondisi inilah yang sering memicu rasa pusing atau sakit kepala ringan yang sering kita sebut sebagai salah satu gejala "masuk angin".
Apakah Rambut Basah Menyebabkan Flu?
Ada mitos yang menyebutkan bahwa keluar dengan rambut basah bisa bikin flu atau pilek. Faktanya, flu disebabkan oleh virus, bukan oleh air atau suhu dingin.