POLA JABAR - Banyak dari kita yang sering mendengar saran dari orang tua atau praktisi kesehatan tradisional bahwa minum air panas atau hangat sangat baik untuk melunturkan lemak. Kebiasaan ini bahkan sudah menjadi ritual pagi bagi banyak pelaku diet di seluruh dunia. Namun, apakah klaim ini didukung oleh sains, ataukah hanya sekadar sugesti belaka?

Mengutip laporan dari laman kesehatan global Healthline, air panas memang memiliki peran unik dalam mendukung proses penurunan berat badan. Meski air panas sendiri tidak mengandung zat "ajaib" penghancur lemak, ada beberapa mekanisme biologis yang terjadi saat cairan hangat masuk ke dalam tubuh kita.

1. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Salah satu alasan utama mengapa air panas dikaitkan dengan diet adalah kemampuannya dalam memicu proses termogenesis. Ketika Anda meminum air panas, suhu internal tubuh akan sedikit meningkat. Sebagai respons, tubuh harus bekerja ekstra keras untuk menurunkan kembali suhu tersebut ke titik normal.

Proses pendinginan alami ini membutuhkan energi, yang berarti tubuh membakar lebih banyak kalori dalam prosesnya. Meskipun jumlah kalori yang terbakar tidaklah masif, namun jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini dapat memberikan dorongan kecil namun berarti pada metabolisme harian Anda.

2. Membantu Pemecahan Lemak dan Detoksifikasi

Minum air hangat secara rutin diketahui dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah. Aliran darah yang lebih lancar membantu otot-otot menjadi lebih rileks dan sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Dalam konteks diet, air panas membantu memecah tumpukan lemak dalam tubuh dan membantu sistem ekskresi membuang sisa-sisa racun melalui keringat dan urine.

Selain itu, air panas bertindak sebagai pelumas bagi usus. Bagi mereka yang sering mengalami sembelit atau perut begah saat diet, air hangat membantu melunakkan sisa makanan di usus besar, sehingga proses pembuangan menjadi lebih lancar. Perut yang tidak mengalami sembelit akan terlihat lebih rata dan tidak buncit.

3. Mengendalikan Nafsu Makan yang Berlebih