POLA JABAR - Pernahkah Anda merasa sudah menyemprotkan parfum berkali-kali, namun aromanya hilang hanya dalam hitungan jam? Masalahnya mungkin bukan pada kualitas parfum Anda, melainkan pada lokasinya. Mengutip dari laman kesehatan Healthline, kunci utama agar aroma parfum bertahan lama terletak pada pemanfaatan suhu tubuh alami kita.

Parfum bereaksi terhadap panas. Ketika wewangian terkena suhu hangat, molekul aromanya akan menguap secara perlahan dan menyebar ke udara di sekitar Anda. Inilah mengapa para ahli sangat menyarankan untuk menyemprotkan parfum pada "pulse points" atau titik nadi.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai titik-titik tubuh terbaik yang wajib Anda sasar agar wangi tetap konsisten dari pagi hingga malam.

1. Pergelangan Tangan Bagian Dalam: Klasik tapi Ampuh

Ini adalah titik paling populer, dan bukan tanpa alasan. Pembuluh darah di pergelangan tangan berada sangat dekat dengan permukaan kulit. Panas yang dihasilkan di area ini bertindak sebagai pompa mini yang terus-menerus memicu keluarnya aroma.

Satu tips penting: setelah menyemprotkan parfum di sini, jangan pernah menggosok kedua pergelangan tangan Anda. Menggosok kulit akan memecah molekul parfum dan merusak struktur top notes-nya, sehingga aromanya justru lebih cepat memudar.

2. Area Leher dan Belakang Telinga

Leher adalah area yang sangat efektif karena sering terpapar udara. Semprotkan pada bagian samping leher agar aroma tercium saat Anda sedang berbicara dengan orang lain. 

Selain itu, area di belakang telinga cenderung lebih berminyak. Minyak alami kulit ini berfungsi sebagai "pengunci" molekul parfum agar tidak cepat menguap, sehingga aroma dasar (base notes) bisa bertahan lebih lama.