POLA JABAR – Banyak yang belum tahu kalau sisa makanan ternyata bisa dimanfaatkan kembali menjadi pupuk cair organik yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman.
Selain ramah lingkungan, cara ini juga membantu mengurangi jumlah sampah organik yang menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA).
Pupuk cair buatan sendiri ini cocok digunakan untuk tanaman hias, sayuran, hingga tanaman buah di pekarangan rumah. Yuk, simak cara membuatnya!
Bahan yang Dibutuhkan
Untuk membuat pupuk cair dari sisa makanan, bahan-bahannya sangat sederhana dan mudah ditemukan di dapur, yaitu:
- Sisa nasi, sayur, buah, atau makanan basi (hindari sisa daging dan minyak).
- Gula merah cair atau molase (sebagai sumber energi untuk mikroba).
- Air bersih secukupnya.
- Wadah tertutup, seperti jerigen atau botol besar.
Langkah Membuat Pupuk Cair dari Sisa Makanan
- Hancurkan sisa makanan hingga berukuran kecil agar proses fermentasi lebih cepat.
- Masukkan sisa makanan tersebut ke dalam wadah.
- Tambahkan air bersih dengan perbandingan 3:1 (tiga bagian air, satu bagian sisa makanan).
- Tambahkan gula merah cair atau molase sebanyak 2–3 sendok makan untuk mempercepat fermentasi.
- Tutup wadah rapat-rapat, tapi jangan terlalu kencang agar gas hasil fermentasi bisa keluar sedikit.
- Simpan di tempat teduh selama 7–14 hari, dan aduk setiap 2–3 hari sekali.
Setelah dua minggu, saring cairan yang dihasilkan. Nah, cairan inilah yang menjadi pupuk organik cair alami.