POLA JABAR - Bagi pecinta pola hidup sehat, almond seringkali menjadi camilan andalan. Rasanya yang gurih dan kandungan nutrisinya yang melimpah membuat kacang satu ini sangat populer. Namun, dibalik popularitasnya, muncul sebuah pertanyaan teknis yang sering membingungkan konsumen: Apakah almond benar-benar termasuk dalam kategori kacang pohon (tree nut)?
Meskipun secara botani almond memiliki silsilah yang unik, otoritas pengawas pangan Amerika Serikat, Food and Drug Administration (FDA), memiliki kriteria tegas mengenai hal ini. Memahami klasifikasi ini bukan sekadar soal istilah, melainkan sangat krusial bagi keselamatan konsumen, terutama mereka yang memiliki riwayat alergi.
Jika kita bertanya pada seorang ahli botani, mereka mungkin akan memberikan jawaban yang mengejutkan. Almond sebenarnya bukan "kacang" sejati dalam pengertian biologi. Almond adalah bagian dari keluarga drupe atau buah batu, yang masih berkerabat dekat dengan buah persik (peach), plum, dan ceri.
Buah almond terdiri dari kulit luar yang berdaging, tempurung yang keras, dan biji di dalamnya. Bagian yang kita konsumsi sehari-hari sebenarnya adalah biji dari buah tersebut. Hal ini berbeda dengan kacang tanah (peanut) yang tumbuh di dalam tanah dan termasuk dalam keluarga polong-polongan (legumes).
Meski secara biologis adalah biji buah batu, FDA tetap mengklasifikasikan almond sebagai Tree Nut (Kacang Pohon). Mengapa demikian? Jawabannya terletak pada aspek keamanan pangan dan risiko alergi yang ditimbulkan.
Berdasarkan Food Allergen Labeling and Consumer Protection Act (FALCPA), FDA menetapkan sembilan alergen makanan utama yang harus dicantumkan dengan jelas pada label kemasan. Almond masuk ke dalam daftar ini bersama dengan walnut, mete, dan hazelnut karena alasan berikut:
Reaksi Alergi yang Serupa: Protein dalam almond dapat memicu reaksi alergi yang mirip dengan kacang pohon lainnya, mulai dari gatal-gatal hingga anafilaksis yang mengancam jiwa.
Risiko Kontaminasi Silang: Karena almond sering diproses di fasilitas yang juga mengolah kacang pohon lainnya, risiko paparan yang tidak disengaja sangat tinggi.
Penyederhanaan Label: Mengelompokkan almond sebagai kacang pohon memudahkan konsumen yang memiliki alergi luas terhadap berbagai jenis kacang dari pohon untuk tetap waspada.