POLA JABAR - Bagi para penyintas asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), memilih buah-buahan bisa menjadi tantangan tersendiri. Salah pilih, perut bisa terasa terbakar (heartburn) atau mual hebat. Namun, ada satu kabar baik bagi Anda pecinta buah tropis: semangka ternyata masuk dalam daftar "lampu hijau" untuk dikonsumsi.

Melansir informasi kesehatan dari Cleveland Clinic, buah-buahan non-sitrus seperti semangka sangat direkomendasikan karena sifatnya yang tidak memicu kenaikan asam lambung. Mari kita bedah lebih dalam mengapa buah satu ini begitu istimewa bagi pencernaan Anda.

Salah satu pemicu utama gejala GERD adalah makanan yang bersifat asam tinggi seperti jeruk, lemon, atau nanas. Berbeda dengan kelompok tersebut, semangka memiliki kadar pH yang cenderung netral dan mengarah ke alkali (basa).

Mengkonsumsi makanan bersifat basa dapat membantu menetralkan tingkat keasaman di dalam lambung. Saat asam lambung sedang bergejolak, tekstur semangka yang lembut dan sifat basanya bekerja seperti "pendingin" alami yang meminimalisir iritasi pada dinding kerongkongan.

Semangka terdiri dari sekitar 92 persen air. Menurut para ahli di Cleveland Clinic, asupan air yang cukup sangat krusial bagi penderita asam lambung. Air dalam buah semangka membantu proses pengenceran asam di dalam perut, sehingga risiko cairan asam naik kembali ke kerongkongan (refluks) dapat berkurang.

Selain itu, kandungan air ini memastikan sistem pencernaan tetap terhidrasi dengan baik. Pencernaan yang lancar berarti makanan tidak mengendap terlalu lama di lambung, yang sering kali menjadi penyebab utama tekanan pada katup kerongkongan bawah.

Makanan berlemak tinggi dikenal sebagai musuh nomor satu penderita GERD karena lemak memperlambat pengosongan lambung. Semangka hampir tidak mengandung lemak sama sekali. Dengan mengkonsumsi semangka sebagai camilan, penderita asam lambung bisa merasa kenyang tanpa harus memberikan beban kerja ekstra pada lambung mereka.

Tips Mengkonsumsi Semangka Agar Tetap Aman

Meskipun semangka dikategorikan aman, cara mengkonsumsinya tetap perlu diperhatikan agar manfaatnya maksimal bagi kesehatan lambung Anda: