POLA JABAR - Menjaga kebersihan rongga mulut bukan hanya soal seberapa sering kita menyikat gigi, tetapi juga seberapa efektif teknik yang digunakan. Dalam beberapa tahun terakhir, tren penggunaan sikat gigi elektrik meningkat pesat. Namun, apakah alat ini benar-benar diperlukan untuk semua orang?

Merujuk pada panduan kesehatan dari Mayo Clinic, baik sikat gigi manual maupun elektrik sebenarnya sama-sama efektif jika digunakan dengan teknik yang benar. Meski begitu, ada kelompok orang tertentu yang akan mendapatkan manfaat jauh lebih besar jika beralih ke versi elektrik.

Berikut adalah kriteria orang yang sangat disarankan menggunakan sikat gigi elektrik:

1. Orang dengan Keterbatasan Mobilitas atau Artritis

Bagi penderita artritis (radang sendi) atau masalah kesehatan lain yang membatasi gerak tangan dan pergelangan tangan, menyikat gigi secara manual bisa menjadi aktivitas yang menyakitkan dan sulit.

Sikat gigi elektrik bekerja dengan getaran atau rotasi otomatis, sehingga pengguna tidak perlu melakukan gerakan menyikat yang agresif. Cukup mengarahkan bulu sikat ke permukaan gigi, dan alat tersebut akan melakukan tugasnya.

2. Anak-anak yang Kurang Bersemangat Membersihkan Gigi

Anak-anak sering kali menyikat gigi dengan terburu-buru sehingga banyak sisa plak yang tertinggal. Sikat gigi elektrik seringkali dilengkapi dengan desain menarik dan timer otomatis. Fitur ini membantu memastikan anak menyikat gigi selama dua menit penuh, sesuai dengan durasi yang direkomendasikan para ahli kesehatan.

3. Pengguna Kawat Gigi (Behel)