POLA JABAR – Mandi sebelum berangkat Shalat Idulfitri merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Selain untuk menjaga kebersihan jasmani, mandi ini juga menjadi simbol kesiapan batin dalam menyambut hari kemenangan yang suci.

Menariknya, amalan ini tetap disunnahkan bagi seluruh umat Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, termasuk bagi mereka yang sedang berhalangan (uzur) untuk mendirikan Shalat Id.

Agar ibadah Anda di pagi hari Lebaran 1447 H ini semakin sempurna, berikut adalah bacaan niat dan waktu pelaksanaan yang perlu Anda ketahui:

Kapan Waktu Terbaik untuk Mandi Sunnah Id?

Mandi sunnah Idulfitri dapat dilakukan sejak pertengahan malam (nisfu lail) menuju pagi hari raya. Namun, waktu yang paling utama adalah setelah terbit fajar (waktu Subuh) hingga sebelum berangkat menuju tempat Shalat Id. Melakukan mandi di waktu ini akan memastikan tubuh Anda tetap segar dan wangi selama prosesi ibadah dan silaturahmi berlangsung.

Bacaan Niat Mandi Idulfitri

Sama seperti ibadah lainnya, niat adalah kunci utama. Anda dapat melafalkan niat ini di dalam hati atau secara lisan sesaat sebelum mengguyurkan air ke seluruh tubuh:

  • Arab: نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
  • Latin: Nawaitul ghusla li ‘îdil fithri sunnatan lillâhi ta’âlâ.
  • Artinya: “Aku niat mandi untuk merayakan Idulfitri sebagai sunnah karena Allah Ta'ala.”

Tips Mandi Sunnah yang Sempurna: