POLA JABAR - Menggabungkan beberapa produk skincare dengan kandungan aktif tinggi memang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, namun mencampur bahan yang salah justru bisa berakibat fatal, mulai dari iritasi, kemerahan, hingga kerusakan serius pada skin barrier.
Kombinasi yang tidak tepat bisa menyebabkan bahan aktif saling menonaktifkan satu sama lain, atau yang lebih buruk, meningkatkan potensi iritasi menjadi berlipat ganda.
Menguasai ilmu skincare layering adalah kunci untuk menghindari dampak negatif tersebut. Penting untuk diketahui, berdasarkan panduan ahli kecantikan yang dikumpulkan oleh Byrdie, terdapat beberapa pasangan kandungan yang secara umum disarankan untuk tidak digunakan secara bersamaan dalam rutinitas pagi atau malam yang sama.
Berikut adalah beberapa kandungan skincare yang sebaiknya tidak Anda satukan dalam satu waktu aplikasi:
Retinol dan Alpha Hydroxy Acids (AHA)/ Beta Hydroxy Acids (BHA)
Ini adalah pasangan yang paling sering memicu masalah. Baik Retinol (bentuk dari Vitamin A) maupun AHA (seperti Glycolic Acid) dan BHA (Salicylic Acid) sama-sama berfungsi sebagai eksfoliator kuat yang meningkatkan turnover sel kulit.
Menggunakan keduanya secara bersamaan akan menyebabkan eksfoliasi berlebihan, yang mengakibatkan kemerahan parah, kulit mengelupas, dan kerusakan pada lapisan pelindung kulit (skin barrier). Jika ingin menggunakan keduanya, pisahkan waktunya, misalnya Retinol di malam hari dan eksfoliasi AHA/BHA di pagi hari (atau pada malam yang berbeda).
Benzoyl Peroxide dan Retinol
Benzoyl Peroxide adalah bahan yang sangat efektif untuk membunuh bakteri penyebab jerawat, sementara Retinol fokus pada regenerasi sel dan anti-penuaan.