POLA JABAR - Kesehatan gigi dan mulut bukan hanya soal seberapa sering Anda menyikat gigi atau merek pasta gigi apa yang Anda gunakan. Seringkali, faktor yang paling krusial justru terletak pada alatnya itu sendiri. Sikat gigi yang tersimpan dengan cara yang salah dapat menjadi sarang pertumbuhan bakteri, jamur, hingga mikroorganisme berbahaya.
Merujuk pada panduan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut adalah langkah-langkah detail untuk memastikan sikat gigi Anda tetap higienis dan aman digunakan setiap hari.
1. Bilas dengan Air Mengalir Setelah Digunakan
Langkah pertama yang paling sederhana namun sering disepelekan adalah membilas sikat gigi. Setelah selesai menyikat gigi, pastikan Anda membilas bulu sikat secara menyeluruh dengan air keran yang bersih.
Hal ini bertujuan untuk menghilangkan sisa pasta gigi, serpihan makanan, dan plak yang masih menempel. Pastikan tidak ada residu putih yang tertinggal di sela-sela bulu sikat.
2. Simpan dalam Posisi Tegak (Upright)
Setelah dibilas, jangan meletakkan sikat gigi secara horizontal di atas permukaan wastafel. Simpanlah sikat gigi dalam posisi berdiri tegak. Mengapa demikian? Posisi tegak memungkinkan sisa air mengalir ke bawah berkat gaya gravitasi, sehingga bulu sikat dapat mengering lebih cepat. Kelembaban adalah musuh utama; lingkungan yang basah adalah tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang biak.
3. Pastikan Adanya Sirkulasi Udara yang Baik
Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menyimpan sikat gigi di dalam wadah tertutup atau menutupinya dengan penutup plastik segera setelah digunakan. CDC sangat menyarankan untuk membiarkan sikat gigi mengering di udara terbuka.