POLA JABAR – Kalender Tionghoa merupakan sistem penanggalan yang berbeda dengan kalender Masehi karena berbasis lunar atau pergerakan bulan.
Sistem ini menggunakan siklus 60 tahun, yang terbentuk dari kombinasi 12 hewan zodiak dan lima elemen alam.
Dua belas hewan zodiak tersebut terdiri dari Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi. Sementara lima elemen alam meliputi Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air.
Setiap tahun ditandai oleh satu hewan dan satu elemen, yang dipercaya memberikan karakteristik tersendiri, baik bagi individu yang lahir di tahun tersebut maupun energi yang memengaruhi perjalanan satu tahun secara umum.
Tahun 2026 sebagai Tahun Kuda Api
Tahun 2026 dalam kalender Tionghoa dikenal sebagai Tahun Kuda Api. Kombinasi ini melambangkan energi yang cepat, penuh semangat, dan aktif. Kuda dikenal sebagai simbol kebebasan, pergerakan, dan ambisi, sementara elemen Api merepresentasikan gairah, keberanian, dan dorongan kuat untuk bertindak.
Perpaduan tersebut menjadikan Tahun Kuda Api identik dengan dinamika tinggi, terutama dalam bidang karier, kreativitas, dan hubungan sosial.
Energi “Double Fire” dalam Shio Kuda Api
Tahun Kuda Api sering disebut memiliki energi “double fire” atau api ganda. Hal ini terjadi karena elemen Api berpadu dengan karakter alami Kuda yang panas, lincah, dan penuh dorongan.