POLA JABAR – Kayu manis telah lama menduduki kasta tertinggi dalam dunia rempah-rempah global. Selain aromanya yang khas dan kemampuannya meningkatkan cita rasa masakan, kayu manis menyimpan profil nutrisi yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia.
Di balik tekstur kulit kayunya yang kering, tersimpan senyawa aktif yang menjadikannya salah satu bahan alami paling kuat di dapur Anda.
Secara botani, kayu manis berasal dari kulit bagian dalam pohon dari genus Cinnamomum. Namun, dari sudut pandang nutrisi, rempah ini merupakan gudang mikronutrien yang sering kali terlewatkan.
Meskipun biasanya dikonsumsi dalam jumlah kecil, kepadatan nutrisi di dalamnya tetap memberikan dampak signifikan jika dikonsumsi secara rutin.
Profil Makronutrisi dalam Takaran Saji
Jika menilik data nutrisi standar, satu sendok teh kayu manis bubuk (sekitar 2,6 gram) mengandung kalori yang sangat rendah, yakni sekitar 6 kalori. Kandungan utamanya terdiri dari serat pangan yang cukup tinggi untuk ukuran rempah, mencapai sekitar 1,4 gram.
Selain itu, terdapat jejak protein dan lemak dalam jumlah yang sangat minimal, menjadikannya bahan penambah rasa yang aman bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau menjalani diet ketat.
Kekuatan Mikronutrien: Mangan, Kalsium, dan Zat Besi
Salah satu keunggulan kayu manis yang jarang diketahui adalah kandungan Mangannya. Mangan merupakan mineral esensial yang berperan penting dalam pembentukan tulang, pembekuan darah, dan metabolisme energi.