POLAJABAR.COM - Pemerintah Kota Bandung dan pihak terkait terus mematangkan persiapan program ambisius Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Proyek transportasi massal ini dirancang sebagai solusi utama untuk mengurangi tingkat kemacetan yang kerap melanda kawasan Cekungan Bandung.

Proyek infrastruktur vital ini memiliki target waktu yang spesifik untuk mulai melayani masyarakat. BRT Bandung Raya diproyeksikan untuk dapat resmi beroperasi penuh dan melayani penumpang pada tahun 2027 mendatang.

Secara cakupan wilayah, skema BRT ini tidak hanya berfokus di Kota Bandung saja. Jaringan transportasi ini direncanakan akan membentang melintasi lima wilayah administratif utama di Jawa Barat.

Rute yang telah dipersiapkan untuk BRT Bandung Raya mencakup Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, serta wilayah Kabupaten Sumedang. Ini menunjukkan skala integrasi antarwilayah yang digagas dalam proyek ini.

Untuk mendukung operasional sistem transportasi cepat ini, pemerintah telah merencanakan pembangunan infrastruktur pendukung yang memadai. Halte sebagai titik naik dan turun penumpang menjadi komponen krusial dalam jaringan ini.

Total halte yang direncanakan untuk pembangunan di seluruh koridor BRT Bandung Raya adalah sebanyak 256 titik. Angka ini mencerminkan investasi besar dalam fasilitas pendukung bagi para pengguna jasa transportasi publik ini.

Dari keseluruhan titik halte tersebut, mayoritas fasilitas akan terkonsentrasi di jantung kota. Sebanyak 232 titik halte dari total tersebut diposisikan secara strategis di area Kota Bandung untuk memaksimalkan jangkauan layanan.

Catatan mengenai kemajuan proyek BRT ini disampaikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung sebagai bagian dari fungsi pengawasan mereka. DPRD terus memantau setiap tahapan realisasi program tersebut.

Dikutip dari catatan DPRD Kota Bandung, proyek BRT Bandung Raya ini memang sangat dikebut pelaksanaannya agar target operasional tahun 2027 dapat tercapai. Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah transportasi.