POLA JABAR - Membeli jam tangan bukan sekadar soal penunjuk waktu. Bagi banyak orang, jam tangan adalah representasi karakter, pencapaian, dan selera seni. Di tengah banjirnya merek "fashion watch" di pasar, membedakan mana jam tangan yang benar-benar berkualitas tinggi dengan yang hanya sekadar tampil cantik memerlukan ketelitian ekstra.

Mengacu pada prinsip-prinsip dasar horologi yang diakui secara internasional, berikut adalah panduan strategis dalam memilih jam tangan yang layak menghuni pergelangan tangan Anda.

Memahami 'Movement' atau Mesin Jam

Jantung dari sebuah jam tangan adalah mesinnya atau yang biasa disebut movement. Secara umum, terdapat dua kategori besar yang perlu Anda pahami: Mechanical (Mekanis) dan Quartz.

Jam tangan mekanis, baik itu manual maupun otomatis, dianggap sebagai puncak dari keahlian tangan manusia. Ribuan komponen kecil bekerja tanpa baterai, menciptakan pergerakan jarum detik yang halus dan menyapu. Jika Anda menghargai sejarah dan teknik, mesin mekanis adalah pilihannya. Sementara itu, mesin Quartz yang ditenagai baterai menawarkan akurasi yang lebih presisi dan perawatan yang lebih minim. Kualitas dalam kategori Quartz biasanya terlihat dari masa pakai baterai dan ketahanan sirkuit di dalamnya.

Material Kaca: Safir vs Mineral

Salah satu indikator utama kualitas jam tangan adalah material pelindung dial atau kacanya. Jam tangan berkualitas tinggi hampir selalu menggunakan kristal safir (sapphire crystal). Material ini sangat keras dan hampir tidak mungkin tergores kecuali oleh berlian.

Jam tangan kelas menengah biasanya menggunakan kristal mineral yang lebih rentan terhadap goresan. Jika Anda menginginkan jam tangan yang tetap terlihat baru meskipun telah digunakan selama bertahun-tahun, pastikan spesifikasinya mencantumkan penggunaan kaca safir.

Kualitas Material Kasus dan Gelang