POLA JABAR – Di tahun 2026, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Namun, di balik kemudahan informasi, tersimpan risiko "perbandingan sosial" yang tinggi. Melihat pencapaian orang lain seringkali membuat kita merasa tertinggal, tidak cukup baik, hingga mengalami krisis percaya diri yang berdampak pada kesehatan mental.

Agar kesehatan mental tetap terjaga di tengah paparan konten yang memicu rasa minder, berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa Anda terapkan:

1. Kurasi Daftar 'Following' Anda

Ingat, Anda memiliki kontrol penuh atas apa yang muncul di beranda. Unfollow atau mute akun-akun yang secara konsisten membuat Anda merasa rendah diri atau cemas. Sebaliknya, ikuti akun yang memberikan inspirasi positif, edukasi, atau komedi yang menghibur.

2. Sadari Bahwa Medsos Adalah 'Highlight Reel'

Penting untuk memahami bahwa apa yang Anda lihat di layar hanyalah potongan momen terbaik seseorang, bukan realitas hidup mereka seutuhnya. Di balik foto liburan mewah atau pencapaian karir, setiap orang memiliki perjuangan dan kegagalan yang tidak mereka bagikan ke publik.

3. Terapkan 'Digital Detox' Secara Berkala

Jangan biarkan media sosial menyita seluruh waktu luang Anda. Cobalah untuk menjauh dari ponsel minimal 1 jam sebelum tidur atau dedikasikan satu hari di akhir pekan tanpa membuka media sosial sama sekali. Gunakan waktu tersebut untuk berinteraksi langsung dengan orang-orang terdekat atau melakukan hobi di dunia nyata.