POLA JABAR - Penyimpanan daging sapi yang tepat adalah langkah krusial untuk menjaga kualitas rasa, tekstur, dan yang paling penting, keamanan pangan keluarga dari risiko pertumbuhan bakteri berbahaya. Kunci utamanya adalah mengendalikan suhu dan meminimalisir kontaminasi.
Berdasarkan pedoman dari Food Safety and Inspection Service di Amerika Serikat, yang sering menjadi acuan global dalam Food Safety News, ada beberapa langkah penting yang harus diikuti agar daging sapi mentah dapat bertahan lama, bahkan hingga satu tahun di dalam pembeku (freezer).
Langkah Kritis Penyimpanan Daging Sapi Agar Tahan Lama:
Hindari Mencuci Daging Sebelum Disimpan
Hal ini merupakan kesalahan umum yang harus dihindari. Mencuci daging sebelum disimpan justru akan menambahkan kelembapan pada permukaan daging, menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan mikroorganisme.
Selain itu, cipratan air cucian daging juga berisiko menyebarkan bakteri ke permukaan dapur dan bahan makanan lain, sebuah fenomena yang dikenal sebagai kontaminasi silang. Daging sebaiknya hanya dicuci sesaat sebelum diolah dan dimasak.
Potong Daging Sapi dalam Porsi Sekali Masak
Jangan pernah menyimpan seluruh bongkahan daging dalam satu wadah besar. Sebaiknya, potong dan pisahkan daging sesuai dengan porsi yang akan Anda masak dalam satu waktu.
Tujuannya sederhana yakni agar Anda tidak perlu mencairkan (thawing) seluruh daging hanya untuk mengambil sebagian, kemudian membekukannya kembali, karena proses pembekuan dan pencairan berulang secara signifikan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri dan merusak tekstur daging.