POLA JABAR – Campak (measles) merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang paling menular di dunia. Banyak orang beranggapan bahwa penderita baru bisa menularkan virus setelah muncul bintik-bintik merah atau ruam di kulit. Namun, fakta medis menunjukkan hal yang berbeda dan jauh lebih berisiko.
Memahami masa penularan sangat penting untuk mencegah penyebaran wabah di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Masa Penularan yang Sangat Awal
Jawaban singkatnya adalah ya. Virus campak sudah bisa menular bahkan sebelum ruam merah yang khas muncul pada tubuh penderita. Secara medis, seseorang yang terinfeksi campak dapat menularkan virus kepada orang lain sekitar empat hari sebelum hingga empat hari setelah ruam muncul.
Hal ini membuat campak sulit dikendalikan karena pada fase awal, penderita mungkin hanya terlihat seperti mengalami flu biasa (common cold).
Gejala Awal yang Menipu
Sebelum ruam muncul, penderita biasanya mengalami fase prodromal yang berlangsung selama beberapa hari. Gejala yang muncul meliputi:
- Demam tinggi.
- Batuk kering dan pilek.
- Mata merah dan berair (conjunctivitis).
- Munculnya bercak Koplik (bintik putih kecil di dalam mulut).
Pada tahap inilah virus sedang aktif berkembang biak di saluran pernapasan dan sangat mudah menyebar melalui percikan ludah (droplets) saat penderita batuk atau bersin.***